Agan dan Amarah

Di suatu waktu saat orang asyik ngomongin grasi presiden untuk para koruptor, ada seorang laki-laki, sebut saja Agan yang menyadari bahwa dirinya memiliki sifat pemarah, nah, karena sahabatnya yg seorang dokter pernah bilang, bahwa Marah adalah bahan dasar Pembentuk Penyakit Darah Tinggi, Jantung Koroner dan Stroke, maka Agan pun menemui Seorang Penasehat Bijak yg sudah cukup terkenal, sebut saja Mpu Sopo Yo, untuk berkonsultasi dan meminta tips agar ia mampu mengurangi kebiasaan marahnya, anehnya saat ditemui, Sang Penasehat cuma memberikan sekantong paku dan selembar papan sambil mengatakan,
” Nak, setiap kali kamu merasa jengkel, kesal, kecewa dan sakit hati yg menyebabkan kamu marah, tancapkanlah 1 buah paku ke papan ini! ”
Tanpa banyak tanya, Agan pun menerima dan menyetujui saran sang penasehat..

Esoknya dan hari-hari selanjutnya, Agan melaksanakan tugas untuk menancapkan paku ke papan setiap kali dia merasa marah. Semakin hari jumlah paku yg ditancapkan ke papan oleh Agan semakin berkurang, dia menyadari bahwa ternyata jauh lebih mudah untuk menahan amarahnya setelah menancapkan paku-paku ke papan, seperti yg disarankan oleh Mpu Sopo Yo.
Suatu saat tibalah hari dimana Agan merasa telah mampu menahan dan mengendalikan amarahnya, sehingga ia tidak mudah kehilangan kesabarannya. Dengan semangat dia menyampaikan hal tersebut kepada Sang Penasehat, beliau hanya menyarankan agar dia mencabut kembali satu paku untuk setiap kali dimana ia merasa mampu mengendalikan rasa marahnya.

12 hari berlalu dan Agan pun akhirnya memberitahukan sang Penasehat, bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Dengan senyum penuh arti, sambil memegang papan yg diserahkan Agan, Sang Penasehat pun berujar, “Hmm, Anakku, kamu telah berhasil melakukannya dengan baik, namun demikian cobalah kamu lihat papan yg sudah kamu tancapkan paku dan sudah kamu cabut pula. Papan ini tidak akan pernah bisa kembali seperti semula. Kamu tahu artinya, anakku ?”
Agan menggeleng lemah, menunggu jawaban !
” Anakku, saat kita marah, seringkali kata-kata yg diucapkan lepas begitu saja tanpa kendali, kata-katamu yg menyakitkan akan meninggalkan bekas seperti lubang pada papan ini, namun lubang ini ada pada hati orang lain. Kamu paham ?”
Agan mengangguk seiring lagu Lubang Di Hati milik Letto yg terdengar sayup-sayup dr sebuah rumah kecil….

“Kamu dapat saja menusukkan paku pada kulit seseorang, kemudian mencabutnya kembali…tidak peduli beribu maaf kamu sampaikan, karena luka itu akan tetap ada dan akan membekas, ketahuilah Anakku, luka karena kata-kata adalah tiada berbeda dengan hal tersebut…”

Agan termenung dan menyadari nasehat bijak Mpu Sopo Yo…
“Yaa, mulai saat ini, saya menyiapkan diri untuk mampu mengendalikan diri, sekalipun dalam keadaan marah yang amat sangat,” gumamnya berjanji teguh dalam hati.

Regards
Smoga memotivasi anda untuk mampu mengendalikan amarah anda !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: